Thursday, February 24, 2011

Ojo Adigang Adigung Adiguna

Suatu saat dalam sebuah acara perjamuan yang kebetulan saya diberi amanat dibagian 'among tamu' ( penerima tamu ) sedikit terhenyak manakala diberi informasi bahwa tamu yang bakalan datang sudah  memberi pesan khusus kepada panitia dimana 'beliau' minta tempat tersendiri yang dibedakan dengan tamu lainnya dengan alasan agar tidak tidak bercampur dengan 'tamu biasa'. Hmmm ... lantas saya mulai merenung, membuat ilusi dalam angan - angan dari sebuah rasa penasaran, dan berspekulasi dengan sebuah pernyataan :  " wahhh tentu 'beliau' adalah orang yang tidak sembarangan nih ... ???  "

Lebih jauh lagi , pikiran di kepala pun teringat pada seorang pemimpin sebuah negara super power. Ya !! , siapa lagi kalau bukan Presiden Barack Obama, orang No 1 di Amerika Serikat yang sempat berkunjung ke Indonesia  beberapa waktu lalu.Dan tentu kita semua sudah mengetahui bagaimana ektra ketatnya penjagaan keamanan yang dilakukan oleh Secret Service sebuah agen pilihan yang bernaung dibawah Presidential Protection Details (PPD) yang mempunyai semboyan Worthy of Trust and Confidence (Layak dipercaya dan diandalkan), atau dalam bahasa jawa biasa disebut "Talang Pati". Mengapa Presiden Obama harus dijaga sedemikian ketatnya ? Jawaban saya adalah " karena Obama adalah orang penting ... " , kira - kira boleh aja ya jika saya saya menjawab seperti itu ...???
Bahkan di Indonesia pun kita juga mengenal Paspampres ( Pasukan Pengamanan Presiden ) yang dalam sejarahnya pernah disebut Resimen Cakra Birawa, juga pernah di sebut Paswalpres (Pasukan Pengawal Presiden). Baik Secret Service maupun Paspampres mempunyai tugas yang sama, yaitu 'mengamankan orang penting' .
Lebih jauh kebelakang pikiran saya teringat pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh tirmidzi : " Thalhah dan Zubair adalah tetanggaku di surga "  Subhanallah, siapa keduanya ?
Thalhah bin Ubaidillah adalah seorang sahabat Rasul mendapat gelar " Perisai Rasulullah SAW " karena keberaniannya dalam mengawal dan membela Rasulullah. Thalhah lah orang menjadi perisai saat Rasul mendapat tebasan pedang orang kafir dalam sejarah Perang Uhud. Demikian juga dengan Zubair bin Awwam yang dikenal sebagai pengawal Rasulullah yang gagah berani di medan perang.

Kembali di awal tulisan ini, menjadi 'orang penting' atau 'orang yang tidak sembarangan' memang perlu perlakuan khusus, namun yang lebih terpenting lagi menurut saya adalah bagaimana menjaga niat 'orang penting' agar tetap bisa rendah hati ( tawadhu' ) dan tidak menjadi sombong ( takabbur ) sebab sesuatu yang melekat di dalam dirinya. Pepatah Jawa mengatakan " Ojo Adigang Adigung Adiguna " ( "Jadi orang janganlah sombong, jangan mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan kepandaiannya sendiri." ).

Dalam Al Quran surat al Hujurat : 13 Allah berfirman : " Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kalian "

Yuk jadi 'orang penting' yang tawadhu'  ........       

No comments:

Artikel pada katagori yang sama

 

LDII Sampit - Kalimantan Tengah Copyright 2009 Reflection Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez

Jadual Pengajian LDII Sampit di Masjid Barokah - Jl.Gn.Slamet Hari Minggu,Rabu,Jum'at Jam 19.30-21.00 WIB Materi Al-Quran (Bacaan,makna,keterangan) dan Al Hadist Kitab Sunan Abu Dawud. Hadirilah ...http://ldiisampit.blogspot.com/