Saturday, June 15, 2013

Pramuka Ponpes Minhajur Rosyidin

JAKARTA - Kompetisi Pramuka tingkat penggalang regional kembali digelar. Ajang uji keterlampilan kepanduan muda ini berlangsung di Pondok Pesantren Minhajjur Rosyidin, Jakarta dengan jumlah peserta sebanyak 500 orang.

“Lomba regu prestasi ini memang berbeda dari kompetisi Pramuka umumnya. Di sini anggota Pramuka muda ditantang terampil dan memiliki pemahaman agama,” kata Ketua Panitia, Herlan Maulana, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (25/5/2013).

Peserta kompetisi, kata Herlan, berasal dari tiga provinsi yakni Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Mereka tak mewakili peserta dari sekolah, tetapi komunitas yang berbasis masjid.

Lebih lanjut Herlan menyebutkan, lomba regu prestasi Pramuka ini memang berbeda. Karena pesertanya berasal dari komunitas masjid. “Makanya menggunakan istilah Sako yang merupakan kepanjangan dari Satuan Komunitas,” ungkapnya.

Satuan komunitas yang disebut Sako Sekawan Persada Nusantara menjadi bagian kegiatan dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII). Program kepanduannya terintegrasi dengan kegiatan kepanduan Pramuka nasional.

Menurutnya, ajang lomba regu prestasi Pramuka Sako Sewakan Persada Nusantara memberikan penguatan pada nilai agama. Peserta diminta menguasai pengetahuan agama pula.

“Jadi kalau siang mereka berlomba kepanduan, kalau malam berlomba azan, mengaji dan dakwah,”imbuhnya.

Kompetisi yang sudah berlansung sejak 2011 ini memperebutkan piala bergilir kwartir nasional. Bahkan telah dijadwalkan menjadi agenda tahunan pada organisasi Pramuka nasional. “Tahun mendatang bakal terus diperluas pesertanya,” imbuhnya.

Acara ini berlansung sejak 25 hingga 26 Mei 2013. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti semua kegiatan lomba. Dalam kompetisi bertema sehat, cerdas, ceria, bersahabat dan berprestasi ini peserta dituntut menyelesaikan serangkaian tantangan mulai dari keterampilan kepanduan sampai pengetahuan keagamaan.

"Sekaligus dilarang keluar dari area perlombaan. Semua kebutuhan peserta telah dipersiapkan panita lomba termasuk kesehatan dan logistik," tukasnya. (trk)

http://news.okezone.com/read/2013/05/25/337/812630/komunitas-masjid-ikut-kompetisi-pramuka 
read more “Pramuka Ponpes Minhajur Rosyidin”

Thursday, June 13, 2013

Dalil - dalil yang berhubungan dengan Puasa Ramadhan

1.
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

(BUKHARI - 1768) : Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Hisyam telah menceritakan kepada kami Yahya dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menegakkan lailatul qadar (mengisi dengan ibadah) karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa yang melaksanakan shaum Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya".

2.
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ وَرُبَّ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَرُ

(IBNUMAJAH - 1680) : Telah menceritakan kepada kami Amru bin Rafi' berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah Ibnul Mubarak dari Usamah bin Zaid dari Sa'id Al Maqburi dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahalanya selain lapar, dan berapa banyak orang yang shalat malam tidak mendapatkan selain begadang. "

3.
حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

(BUKHARI - 1770) : Telah menceritakan kepada kami Adam bin Abu Iyas telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dza'bi telah menceritakan kepada kami Sa'id Al Maqbariy dari bapaknya dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan keji dan berbuat keji, Allah tidak butuh orang itu meninggalkan makan dan minumnya".

4.
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصِّيَامُ جُنَّةٌ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ وَإِنْ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ مَرَّتَيْنِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي الصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

(BUKHARI - 1761) : Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abu Az Zanad dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu; Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shaum itu benteng, maka (orang yang melaksanakannya) janganlah berbuat kotor (rafats) dan jangan pula berbuat bodoh. Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah aku sedang shaum (ia mengulang ucapannya dua kali). Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta'ala dari pada harumnya minyak misik, karena dia meninggalkan makanannya, minuman dan nafsu syahwatnya karena Aku. Shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan membalasnya dan setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuiluh kebaikan yang serupa".

5.
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ فَقَالَتْ مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنَامُ قَبْلَ أَنْ تُوتِرَ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ إِنَّ عَيْنَيَّ تَنَامَانِ وَلَا يَنَامُ قَلْبِي

(BUKHARI - 1079) : Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqbariy dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman bahwasanya dia mengabarkan kepadanya bahwa dia pernah bertanya kepada 'Aisyah radliallahu 'anha tentang cara shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di bulan Ramadhan. Maka 'Aisyah radliallahu 'anha menjawab: "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dan di bulan-bulan lainnya lebih dari sebelas raka'at, Beliau shalat empat raka'at, dan jangan kamu tanya tentang bagus dan panjangnya kemudian Beliau shalat empat raka'at lagi dan jangan kamu tanya tentang bagus dan panjangnya kemudian Beliau shalat tiga raka'at". 'Aisyah radliallahu 'anha berkata; Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah anda tidur sebelum melaksanakan witir?" Beliau menjawab: "Wahai 'Aisyah, kedua mataku tidur, namun hatiku tidaklah tidur".

6.
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ
سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَا تَرَى فِي صَلَاةِ اللَّيْلِ قَالَ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيَ الصُّبْحَ صَلَّى وَاحِدَةً فَأَوْتَرَتْ لَهُ مَا صَلَّى وَإِنَّهُ كَانَ يَقُولُ اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ وِتْرًا فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِهِ

(BUKHARI - 452) : Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Al Mufadldlal telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah dari Nafi' dari 'Abdullah bin 'Umar berkata, "Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang pada saat itu sedang di atas mimbar, "Bagaimana cara shalat malam?" Beliau menjawab: "Dua rakaat dua rakaat. Apabila dikhawatirkan masuk shubuh, maka shalatlah satu rakaat sebagai witir (penutup) bagi shalatnya sebelumnya." Ibnu 'Umar berkata, "Jadikanlah witir sebagai shalat terakhir kalian, karena Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan hal yang demikian."

7.
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

(BUKHARI - 1769) : Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa'ad telah mengabarkan kepada kami Ibnu Syihab dari 'Ubaidallah bin 'Uqbah bahwa Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling lembut (dermawan) dalam segala kebaikan. Dan kelembutan Beliau yang paling baik adalah saat bulan Ramadhan ketika Jibril alaihissalam datang menemui Beliau. Dan Jibril Alaihissalam datang menemui Beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur'an) hingga Al Qur'an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Apabila Jibril Alaihissalam datang menemui Beliau, maka Beliau adalah orang yang paling lembut dalam segala kebaikan melebihi lembutnya angin yang berhembus".

8.
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ حَدَّثَنَا رِبْعِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ عِنْدَهُ أَبَوَاهُ الْكِبَرَ فَلَمْ يُدْخِلَاهُ الْجَنَّةَ
قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَأَظُنُّهُ قَالَ أَوْ أَحَدُهُمَا وَفِي الْبَاب عَنْ جَابِرٍ وَأَنَسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَرِبْعِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ هُوَ أَخُو إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ وَهُوَ ثِقَةٌ وَهُوَ ابْنُ عُلَيَّةَ وَيُرْوَى عَنْ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالَ إِذَا صَلَّى الرَّجُلُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً فِي الْمَجْلِسِ أَجْزَأَ عَنْهُ مَا كَانَ فِي ذَلِكَ الْمَجْلِسِ

(TIRMIDZI - 3468) : Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Ibrahim Ad Dauraqi telah menceritakan kepada kami Rib'i bin Ibrahim dari Abdurrahman bin Ishaq dari Sa'id bin Abu Sa'id Al Maburi dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Celakalah seseorang, aku disebut-sebut di depannya dan ia tidak mengucapkan shalawat kepadaku. dan celakalah seseorang, Bulan Ramadhan menemuinya kemudian keluar sebelum ia mendapatkan ampunan, dan celakalah seseorang yang kedua orang tuanya berusia lanjut namun kedua orangtuanya tidak dapat memasukkannya ke dalam Surga (karena kebaktiannya)." Abdurrahman berkata; dan aku mengira beliau berkata; atau salah seorang dari keduanya. Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Jabir serta Anas. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib dari jalur ini. Rib'i bin Ibrahim adalah saudara Isma'il bin Ibrahim, ia adalah orang yang tsiqah, dan ia adalah Ibnu 'Ulayyah. Dan telah diriwayatkan dari sebagian ulama, beliau mengatakan: "Apabila seseorang bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam satu kali maka hal tersebut telah memberikan kecukupan terhadap apa yang ada di dalam majelis tersebut."

9.
حدثنا قتيبة حدثنا جعفر بن سليمان الضبعي عن كهمس بن الحسن عن عبد الله بن بريدة عن عائشة قالت قلت يا رسول الله أرأيت إن علمت أي ليلة ليلة القدر ما أقول فيها قال قولي اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح .

TIRMIDZI
Dari Aisyah berkata aku bertanya : Wahai Rasulalloh apakah pendapat Engkau jika aku mengetahui mana : malam "lailatul qodr" apakah yang aku ucapkan ? Nabi Menjawab : Berdoalah : Allohumma innaka afuwwun karim tuhibbul afwa fa'fu anni .....

10.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ". رواه البيهقي AL BAIHAQI
Dari Anas bin Malik RA berkata , Rosululloh SAW bersabda : Ada tiga doa yang tidak ditolak (oleh Alloh) : doanya orang tua kepada anak, doanya orang berpuasa, dan doanya musafir.

11.
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

(TIRMIDZI - 735) : Telah menceritakan kepada kami Hannad telah menceritakan kepada kami Abdurrahim dari Abdul Malik bin Abu Sulaiman dari 'Atha` dari Zaid bin Khalid Al Juhani berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang memberi makan orang yang berbuka, dia mendapatkan seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun" Abu 'Isa berkata; "Ini merupakan hadits hasan shahih."

12.
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَأَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ كِلَاهُمَا عَنْ عَبْدِ الْوَاحِدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ يَقُولُ سَمِعْتُ الْأَسْوَدَ بْنَ يَزِيدَ يَقُولُ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِي غَيْرِهِ

 (MUSLIM - 2009) : Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id dan Abu Kamil Al Jahdari keduanya dari Abdul Wahid bin Ziyad - Qutaibah berkata- Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid dari Al Hasan bin Ubaidullah ia berkata, saya mendengar Ibrahim berkata; saya mendengar Al Aswad bin Yazid berkata, Aisyah berkata; "Pada sepuluh terakhir bulan Ramadlan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lebih giat beribadah melebihi hari-hari selainnya."

13.
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

(BUKHARI - 1884) : Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin 'Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu Ya'fur dari Abu Adh-Dhuha dari Masruq dari 'Aisyah radliallahu 'anha berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bila memasuki sepuluh akhir (dari bulan Ramadhan), Beliau mengencangkan sarung Beliau, menghidupkan malamnya dengan ber'ibadah dan membangunkan keluarga Beliau".




read more “Dalil - dalil yang berhubungan dengan Puasa Ramadhan”

Thursday, May 30, 2013

Terima Penghargaan Kerukunan Beragama - 26 Ormas Islam Mendukung SBY

maslam245
JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 26 organisasi kemasyarakatan Islam mendukung pemberian penghargaan Appeal of Consience Foundation (ACF) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, atas keberhasilannya menciptakan kerukunan umat beragama di dalam negeri.
Pernyataan sikap itu disampaikan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) M Iqbal Zulham dan M Imran Hanafi dari Muhammadiyah, di Jakarta, Jumat siang. Penyampaian pernyataan sikap Ormas Islam itu dihadiri 24 Ormas lainnya di antaranya, Ketua Umum Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Abdullah Sam, Yusnar Yusuf pengurus Al-Wasliyah dan lainnya. Sebelumnya, mereka mengadakan pertemuan dengan Menteri Agama Suryadharma Ali.
Dalam pernyataan mereka menyatakan, Ormas Islam mengapresiasi ACF yang akab memberikan World Statesman Award kepada SBY terkait kerukunan dan toleransi kehidupan beragama di Indonesia yang pada dasarnya sebagai penghargaan kepada umat beragama, dan bangsa Indonesia yang telah secara terus menerus membangun dan mengembangkab kerukunan di Indonesia.
M Imran Hanafi mengatakan umat Islam Indonesia sejak awal pendirian RI memiliki komitmen dan menerapkan sikap toleransi kepada umat dan pemeluk agama lain untuk bersama-sama membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang agamis, rukun dan damai dalam wadah NKRI.
Hanafi menyesalkan adanya sekelompok kecil orang yang menolak rencana pemberian penghargaan tersebut yang didasarkan pada kasus-kasus tertentu yang terjadi di Indonesia yang tidak menggambarkan kondisi real kehidupan umat beragama di Indonesia.
“Kami juga menyesalkan sekelompok kecil orang yang membangun opini bahwa umat Islam sebagai mayoritas menghambat pembangunan rumah ibadah agama lain,” papar Hanafi.
Seperti diketahui, akhir Mei ini Presiden SBY dalam kunjungan kenegaraannya ke Amerika Serikat (AS), sekaligus akan menerima World Statesman Award dari ACF yang berbasis di New York, AS. (Johara)

Teks : Iqbal Zulham dari NU (tengah), dan Ketua Umum LDII Abdullah Sam (kanan) dan Rido Baridwan dari Al-Irsyad (kiri) saat menyampaikan pernyataan sikap dukungan kepada SBY untuk menerima penghargaan dari ACF. (Johara)

http://www.poskotanews.com/2013/05/24/26-ormas-islam-mendukung-sby/
read more “Terima Penghargaan Kerukunan Beragama - 26 Ormas Islam Mendukung SBY”

Friday, October 26, 2012

Pelaksanaan Shalat Idul Adha LDII Kotim 1433 H

LDII Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan shalat Ied Adha 1433H di halaman Masjid Barokah - Jl Gunung Sampit, dihadiri oleh warga LDII PC Baamang dan LDII PC Ketapang.
Dengan dasar pemahaman akan hakikat qurban, warga LDII Kotim berhasil menyembelih hewan qurban sebanyak 13 ekor Sapi, 9 ekor dari PC Baamang dan 4 ekor dari PC Ketapang. Asrofi, selaku ketua panitia qurban menyampaikan bahwa panitia membagi daging qurban tidak hanya untuk warga LDII tetapi juga kepada masyarakat umum di sekitar tempat kegiatan pengajian LDII dilaksanakan, baik di kecamatan Baamang maupun kecamatan Ketapang. "Kegiatan tebar qurban ini sebagai bentuk kontribusi LDII terhadap masyarakat sekitar untuk berbagi kenikmatan, selain itu juga merupakan bagian da'wah bil hal " imbuh Asrofi.
Tidak ketinggalan Generasi Muda LDII yang tergabung dalam PPG Baitul Ilmu berhasil mengumpulkan dana untuk membeli hewan qurban berupa 3 ekor kambing.
Semoga Alloh memberikan manfaat dan barokah.



read more “Pelaksanaan Shalat Idul Adha LDII Kotim 1433 H”

Wednesday, September 19, 2012

MU dan LDII ajak Perangi Terorisme

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitarnya. Ketua MUI, Slamet Effendi Yusuf, mengatakan, kewaspadaan diperlukan mulai dari keluarga hingga ke lingkungan RT/RW.

“Kewaspadaan sangat diperlukan untuk menekan ruang gerak para pelaku teror di Indonesia,” tegas Slamet Efendi Yusuf dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (12/9).

Dikatakannya, para teroris yang menyebut dirinya mati syahid adalah tidak benar. Menurut Slamet Effendi, serangan teror yang dilakukan di Indonesia tidak memenuhi unsur dalam ilmu fiqih Islam."Bohong itu kalau mereka mati syahid. Pemahaman ini terjadi karena pengetahuan agama mereka yang rendah," ucapnya.

Menurutnya, terminologi perang jihad memang ada dalam hukum Islam. Namun, hal itu memiliki aturan tersendiri. Slamet Effendi menilai jihad perang hanya bisa dilakukan, apabila itu di wilayah perang. Sementara di Indonesia yang masuk wilayah aman, bukan menjadi tempat jihad perang.

"Kalau jihad perang dilakukan di wilayah aman seperti Indonesia, yang rugi adalah umat Islam sendiri. Kalau di wilayah aman kan umat Islam bisa melakukan jihad bentuk lain, seperti mengajar, atau mengangkat derajat masyarakat miskin," ucapnya.

Terkait dengan hal itu, Ketua LDII, Chriswanto Santoso, mengajak seluruh Ulama di Indonesia untuk memberikan pemahaman Agama yang lebih medalam kepada para santrinya agar kasus terorisme dapat ditekan dan di hilangkan. "Kita bersama MUI akan terus menjalin komunkasi kepada seluruh Ulama agar dapat terus mengedepankan dakwah yang tidak mengedepankan kekerasan,"tegasnya.

Chriswanto menjelaskan meski demikian aparat keamanan diminta untuk kerja lebih ekstra dalam mendeteksi segala bentuk gerakan terorisme secara dini agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban. "Bayangkan jika yang menjadi korban itu menjadi tulang punggung keluarga mereka, apalagi mereka juga seorang muslim. Saya kira koordinasi antar intelijen, dan peran serta masyarakat diperlukan guna mengatasi aksi ini," jelasnya.
read more “MU dan LDII ajak Perangi Terorisme”

Saturday, September 8, 2012

TPA LDII Ikuti Pawai HUT RI ke - 67




TPA Baitul Ilmi - LDII Kotawaringin Timur ikut memeriahkan Pawai Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai lanjutan peringatan HUT RI ke - 67. Pawai Pembangunan Pemda Kotim tertunda sehubungan peringatannya dalam bulan Ramadhan.

Diikuti seluruh elemen masyarakat terdiri dari unsur dinas - dinas pemerintah daerah, perusahaan swasta, ormas , institusi pendidikan dan umum..

Dalam kesempatan ini TPA Baitul Ilmu juga memberikan cindera mata kepada Bapak Supian Hadi, Bupati Kotawaringin , berupa sebuah Kitab Suci Al Quran saat rombongan melewati panggung kehormatan di depan rumah jabatan Bupati.

Dirgahayu Republik Indonesia !!
read more “TPA LDII Ikuti Pawai HUT RI ke - 67”

Thursday, April 12, 2012

Wapres Budiono : Berharap LDII Dakwah Deradikalisasi

BOGOR--Wakil Presiden Boediono, berpesan kepada Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk ikut berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Sehingga, LDII sebagai ormas dapat dijadikan teladan untuk menghasilkan SDM profesional religius.

"Karena di jaman sekarang ini, tingginya peradaban bangsa terletak pada keberhasilan mendidik sumber daya manusia," ungkap Wapres di dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII di IPB International Convention Center , otani Square, Bogor , Jawa Barat, Kamis (12/4).

Sebagaimana ormas lainnya, LDII adalah wahana pendidikan dakwah keagaaman dan manusia yang bersifat mandiri, terbuka, moderat, majemuk, dan setara. LDII berperan dalam melakukan pendidikan untuk meningkatkan martabat manusia. Kualitas sumber daya manusia merupakan penentu maju mundurnya suatu bangsa.

“Saya bangga LDII tak hanya khotbah tapi juga menyelenggarakan pendidikan dan kewirausahaan. Dakwah bil hal jauh lebih efektif dan berdaya guna. Ibadah dalam Islam tidak hanya ritual, namun muamalah dan amal di tengah masyarakjat sesuai tuntuntan Quran dan sunnah,” lanjut Wapres.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanganan Terorisme (BNPT) Arsyad Mbai mengimbau agar LDII melakukan deradikalisasi umat Islam melalui dakwah. Menurutnya, ada dua permasalahan umat Islam yang belum tuntas, yakni persoalan kemiskinan dan radikalisme yang melahirkan aksi terorisme di Indonesia.

"Peran LDII sebagai Islam yang moderat sangat besar dalam melakukan deradikalisasi umat Islam dan berdakwah memberi penjelasan yang benar mengenai jihad," ujar Arsyad.

Untuk diketahui, Rakernas LDII  2012 ini diikuti oleh 1.200 peserta dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota akan membahas program kerja yang mengusung tema  “Pengembangan SDM Profesional Religius untuk Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermartabat. (Cha/jpnn)
read more “Wapres Budiono : Berharap LDII Dakwah Deradikalisasi”

Wapres Budiono - Rakernas LDII 2012 : Ekonomi Syariah Berkembang Baik

BOGOR--MICOM: Wakil Presiden Boediono mengatakan terus tumbuhnya bank dan pasar modal serta asuransi syariah menunjukkan bahwa lembaga ekonomi alternatif tersebut berkembang dengan baik di Indonesia.

"Pemerintah terus mendukung perkembangan ekonomi syariah," kata Wakil Presiden Boediono pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012 di Botani Square, Bogor, Kamis (12/4).

Wapres menjelaskan, pada saat ini minat masyarakat di Tanah Air terhadap lembaga ekonomi alternatif itu terus meningkat.

"Dalam catatan saya, rata-rata pertumbuhan perbankan syariah di dunia sekitar 10 hingga 15 persen," katanya.

Sementara itu, pertumbuhan aset perbankan syariah di Indonesia dalam lima tahun terakhir mencapai rata-rata 40 persen.

Posisi aset perbankan syariah Indonesia per akhir tahun lalu telah mencapai lebih dari Rp140 triliun dan menduduki posisi keempat dunia setelah Iran, Malaysia, dan Arab Saudi.

Dia menambahkan di pasar modal, pertumbuhan saham syariah, sukuk dan reksadana syariah juga sangat menggembirakan.

"Sampai akhir tahun lalu, kapitalisasi saham syariah mencapai Rp1.414 triliun dan outstanding sukuk mencapai lebih dari Rp5,4 triliun," katanya.

Terkait dengan Rakernas LDII, Wapres Boediono mengatakan bahwa perkembangan ekonomi syariah di Tanah Air sesuai dengan cita-cita organisasi masyarakat tersebut.

"Dalam upaya untuk mewujudkan ekonomi syariah seperti yang dicita-citakan oleh LDII, pemerintah juga terus mendukung perkembangan di sektor ini," katanya.

Sementara itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Ant/Ol-3)
read more “Wapres Budiono - Rakernas LDII 2012 : Ekonomi Syariah Berkembang Baik”
 

LDII Sampit - Kalimantan Tengah Copyright 2009 Reflection Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez

Jadual Pengajian LDII Sampit di Masjid Barokah - Jl.Gn.Slamet Hari Minggu,Rabu,Jum'at Jam 19.30-21.00 WIB Materi Al-Quran (Bacaan,makna,keterangan) dan Al Hadist Kitab Sunan Abu Dawud. Hadirilah ...http://ldiisampit.blogspot.com/